5 Tempat Wisata Sejarah Belitung Wajib Ada dalam Itinerary
- 15 January 2025
- 112
- Destinasi , Wisata Sejarah
Kunjungi tempat wisata sejarah di Belitung ini dengan mengunjunginya tidak hanya pesona alam atau keindahan bangunannya saja yang bisa dinikmati tetapi juga nilai sejarah dan cerita menarik dibalik tempat tersebut.
Mengunjungi destinasi yang mengandung sejarah di masa lalu juga bermanfaat dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Selain itu, Anda juga akan disuguhkan dengan keindahan alam serta bangunan bersejarah masih terjaga hingga saat ini.
Daftar Tempat Wisata Sejarah Belitung Wajib Dikunjungi
Belitung merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kaya dengan sejarah. Disini Anda bisa mengunjung beberapa destinasi wisata sekaligus belajar sejarah. Ingin tahu tempat apa saja yang bisa dikunjungi, berikut ini beberapa daftarnya untuk Anda.
Kampoeng Ahok
Kampoeng Ahok menjadi destinasi cukup populer, destinasi wisata ini merupakan lokasi yang cukup bersejarah karena tempat kelahiran tokoh nasional Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal juga dengan sebutan Ahok.
tempat wisata sejarah ini berada di Desa Lenggang, Belitung Timur. Tetapi nama tersebut sejak tahun 2019 telah berganti nama menjadi Kampoeng Fifi. Pemilihan nama Fifi diminta langsung oleh BTP (Basuki Tjahaja Purnama) karena pada saat itu diirnya tidak ingin dipanggil dengan nama Ahok.
Saat berkunjung disini Anda akan disuguhkan dengan arsitektur khas Belitung dari mulai rumah adat Belitung, miniatur rumah tinggal keluarga BTP dan masih banyak lagi.
Kelenteng Dewi Kwan Im
Selain dikenal dengan wisata pantainya, warga Belitung juga dikenal memiliki tempat peribadatan yang unik dan boleh dikunjungi para wisatawan. Salah satunya adalah Kelenteng Dewi Kwan Im, vihara ini diketahui sudah ada sejak 250 tahun lalu.
Sehingga tempat wisata sejarah ini dinobatkan sebagai rumah ibadah tertua di Pulau Belitung sekaligus terbesar. Untuk memasukinya, setiap pengunjung harus menaiki anak tangga yang berjumlah 86. Di puncak, ada tempat sembahyang dinamakan Sitiyamuni yang dinobatkan sebagai rumah sembahyang paling besar.
Museum Kata
Museum Kata Andrea Hirata memiliki koleksi cuplikan-cuplikan halaman novel yang laris sehingga diadaptasi menjadi film yang sangat laris pada masa itu. Novel tersebut di tulis oleh Andrea Hirata, untuk ingin mengunjungi bisa datang ke Jalan Raya Laskar Pelangi Nomor 7, Gantong, Belitung Timur.
Mercusuar Pulau Lengkuas
Mercusuar Tanjung Kalian setinggi 56 meter telah dibangun sejak tahun 1862 pada masa pemerintahan Belanda di Indonesia. Fungsi dari bangunan ini adalah mengawasi lalu lintas perairan di utara Pulau Belitung , di sekitar komplek mercusuar dilingkari oleh pagar.
Selain itu, ada juga bangunan lain yang berfungsi sebagai kantor mercusuar. Tempat wisata sejarah ini terdiri dari 19 buah tangga dan 199 buah anak tangga. Tangga tersebut terbuat dari batu sebanyak 162 buah, kayu sebanyak 28 buah dan terakhir besi 9 anak buah.
Open Pit Nam Salu
Open Pin Nam Salu merupakan tambang timah darat yang berada di Desa Senyubuk, Belitung Timur. Tambang ini sangat bersejarah karena menjadi tambang timah darat terbuka pertama yang ada di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.
Kedalamannya adalah 70 meter dengan lebar 40 meter, tambang ini beroperasi mulai dari 1975 hingga 1980an. Sekarang, Open Pit Nam Salu sudah menjadi Geosite Geopark Belitong yang telah diakui oleh Unesco Global Geopark.
Ingin mengatur Itinerary wisata ke Belitung menuju ke beberapa tempat wisata bersejarah tersebut. Jika tidak ingin repot mengaturnya, Anda bisa memilih paket tour Belitung . Dengan mengikuti paket perjalanan Anda, tidak hanya mengatur itinerary tetapi semua akomodasi hingga transportasi telah diatur.
Sehingga, Anda hanya perlu mengikuti rangkaian kegiatan tour and travel Belitung. Periksa pilihan paket tour mengunjungi tempat wisata sejarah untuk berapa hari.
Keyword : Tempat Wisata Sejarah Belitung
